SOFYAN SAORI Headline Animator

SOFYAN SAORI

Tips menghadapi tilang di jalan

Repost from Millis Tetangga
Repost  Posting ini beritahukan teman, saudara sama keluarga Anda. Berantas korupsi dari sekarang....
semoga bermanfaat :

Beberapa waktu yang lalu sekembalinya berbelanja kebutuhan, saya sekeluarga pulang dengan menggunakan taksi. Ada adegan yang menarik ketika saya menumpang taksi tersebut, yaitu ketika sopir taksi hendak ditilang oleh polisi. Sempat teringat oleh saya dialog antara polisi dan sopir taksi.
  • Polisi (P) : Selamat siang mas, bisa lihat Sim dan STNK?
  • Sopir ( Sop ) : Baik Pak..
  • P : Mas tau..kesalahannya apa?
  • Sop : Gak pak
  • P : Ini nomor polisinya gak seperti seharusnya (sambil nunjuk ke plat nomor taksi yg memang gak standar) sambil langsung mengeluarkan jurus sakti mengambil buku tilang. lalu menulis dengan sigap
  • Sop : Pak jangan ditilang deh? wong plat aslinya udah gak tau ilang kemana? kalo ada pasti saya pasang
  • P : Sudah. saya tilang saja. kamu tau gak banyak mobil curian sekarang. (dengan nada keras !! )
  • Sop : (Dengan nada keras juga ) Kok gitu! taksi saya kan Ada STNK nya pak , inikan bukan mobil curian!

Renungan Ramadhan

Essay ini sudah usang krn lbh 17 thn yg lalu ditulisnya, tapi ruhnya masih tetap segar  sesekali kadang pengen mengulanginya u/sekedar asyik direnungkan. ...

SALEH DAN MALU

Beruntung, saya pernah mengenal tiga orang saleh. Ketiganya tinggal di daerah yang berbeda, sikap dan pandangan agamis mereka berbeda, dan jenis kesalehan mereka pun berbeda.

Saleh pertama di Klender, orang Betawi campuran Arab. Ia saleh, semata karena namanya. Orang  menyukainya karena ia aktif siskamling meskipun bukan pada malam-malam gilirannya.

Orang kedua, Haji Saleh Habib Farisi, orang Jawa. Agak aneh memang, Habib Farisi sebuah nama Jawa. Tapi ia saleh dalam arti sebenarnya. Minimal kata para anggota jamaah masjid kampung itu. Jenggotnya panjang. Pici putihnya tak pernah lepas. Begitu juga sarung plekat abu-abu itu. Tutur katanya lembut, seperti Mas Danarto. Ia cekatan memberi senyum kepada orang lain. Alasannya: "senyum itu sedekah". Kepada anak kecil, ia sayang. Hobinya mengusap kepala bocah-bocah yang selalu berisik pada saat salat jamaah berlangsung. Usapan itu dimaksudkan agar anak-anak tak lagi bikin gaduh.

Pendaftaran Peserta Didik Baru di DKI Jakarta atau (PSB) II

Di Jakarta yang notabene Ibu Kota Negara, ternyata ..... eh ...... ternyata ..........masih banyak warga yang mengeluh bahkan tidak bisa melakukan pendaftaran putera atau puterinya ke Sekolah Dasar Negeri. Padahal Pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan Dasar DKI Jakarta telah berupaya melakukan terobosan baru untuk mempermudah proses pendaftaran dimaksud secara online melalui websitenya http://sd.ppdbdki.org/
Akibatnya mereka berbondong-bondong ke sekolah, dan minta tolong untuk didaftarkan, antri deh .... celakanya lagi website http://sd.ppdbdki.org/ hang, mungkin bukan mungkin lagi kali ya, tapi pasti banyak yang mengaksesnya, tapi tak berlangsung lama karena dengan sigapnya Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyiapkan solusi dengan menyediakan Mirror Server Bagi Pendaftaran PPDB SD DKI yakni : 
1. http://202.149.85.36/
2. http://202.149.85.38/
3. http://202.149.85.46/

Dengan demikian Proses Pendaftaran-pun lancar. Alhamdulillah
 

Mengenai Saya

Foto Saya
Blog ini, hanyalah media personal yang pure dilahirkan oleh niatan untuk menuliskan hasil refleksi kontemplatif atas suasana yang ada disekitar saya, baik yang penting, maupun yang kurang penting, bahkan tidak penting sekalipun. dengan harapan membawa manfaat!

Tukar Link




Mau tukar Link?

Copy paste kode HTML link saya di bawah ini!

Pastikan, Blog/website anda tidak berbau pornografi dan SARA.

Tinggalkan pesan di Buku Tamu, saya akan segera memasang link anda, Terima kasih.

BANNER Kang Sofyan
TEXT

Live Traffic Feed

Bacaan saya

Sofyan Saori Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template